| Written by dr.Ricki Rajagukguk | ||||||||
| Sunday, 07 June 2009 17:28 | ||||||||
|
Imunisasi Hepatitis B pada Anak
Imunisasi hepatitis B diberikan dalam 3 seri pemberian. Pemberian pertama diberikan pada bayi baru lahir. Jika ibu bayi tersebut membawa virus hepatitis B dalam tubuhnya, bayi tersebut perlu mendapatkan vaksin pertama hepatitis B dalam waktu kurang dari 12 jam setelah lahir, bersama-sama dengan pemberian antibodi (HBIG) untuk segera memberikan pertahanan tubuh bayi pada HBV. Jika ibu terbukti tidak pembawa HBV dalam tubuhnya, maka vaksin hepatitis B dapat diberi saat akan keluar dari RS. Pemberian yang kedua diberikan saat berumur 1-2 bulan dan yang ketiga sekitar umur 6-18bulan. Pada beberapa kasus pemberian kedua dan ketiga sering diberikan beserta dengan vaksin lain. Mengapa vaksin hepatitis B direkomendasikan? Vaksin hepatitis B memberikan imunitas jangka panjang.Bayi yang mendapat vaksin hepatitis B akan terlindungi dari infeksi hepatitis B tidak hanya pada masa anak-anak tapi juga saat dewasa. Mengurangi kemungkinan terkena infeksi hepatitis B juga berarti mengurangi resiko sirosis hati, penyakit hati kronik dan kanker hati. Apa Resiko Yang Mungkin Terjadi? Masalah serius yang terkait dengan pemberian vaksin hepatitis B jarang ditemukan. Kejadian yang sering muncul tidak berbahaya, seperti demam atau merah di tempat suntikan. Apa yang harus dikerjakan setelah mendapat vaksin hepatitis B? Vaksin dapat menimbulkan demam ringan dan kemerahan di tempat suntikan. Tetgantung umur dan berat badan anak, maka anak dapat diberi anti demam. ( 25 Votes )
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
|










